JOM LAYPARK !!!! Life and Relationship|Joke and Humor|Fun Test|Ghost Story|Travel and Tour|Car and Motorcycle|DIY Section|Hobby and Recreation|Language and Communication|Hacking Tutorial|Computer and
 
HomeApesal.comCalendarFAQSearchRegisterLog inHeadline

Share | 
 

 Sumpahan Sang Raja Tutankhamen

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Inesen
Admin
Admin
avatar

Posts : 65
Join date : 23/07/2011
Age : 25
Location : Malaysia

PostSubject: Sumpahan Sang Raja Tutankhamen   Mon Jul 25, 2011 10:41 am

Kisah Kutukan ini boleh dikatakan paling legenda di seantero dunia, khususnya bagi orang-orang yang tertarik dan menyangkut-pautkannya dengan sihir Bangsa Mesir Kuno. Dari waktu ke waktu, Hollywood memproduksi film Curse of the Pharaohs ( Kutukan Sang Fir'aun) atau Mummy.

Semua filem tersebut memiliki kepercayaan yang sama, yaitu tentang "kutukan" raja Thutankhemen/Thutankhamun yang sangat terkenal itu. Ceritanya ,waktu makam tersebut pertama kali dibuka pada tahun 1922, para jurnalis melaporkan ada prasasti di dekat pintu makam yang Raja Tutankhemen ini yang berbunyi demikian:
"Kematian akan segera mendatangi mereka yang menyentuh makam Pharaoh".

Kelihatannya memang karut, namun peringatan ini nampaknya terbukti benar, ketika semua arkeolog dan para pekerja yang menyentuh makam Tutankhemen dilaporkan meninggal secara misterius dan mengerikan dalam tempoh yang tidak terlalu lama setelah peristiwa pembongkaran makam itu terjadi. Baik, sebelum dihuraikan lebih jauh mengenai kutukan, ada baiknya aku ceritakan dulu siapakah sebenarnya Fir'aun Tutankhemen itu.

Tutankhemen adalah raja Mesir Kuno yang bertahta dari tahun 1347 SM sampai 1339 SM. Ia masih anak-anak saat diangkat menjadi raja dan meninggal dunia pada usia yang juga masih sangat muda, 18 tahun. Tutankhamun adalah generasi terakhir dari dinasti ke-18 Fir'aun yang memerintah Mesir mulai dari tahun 1567 SM - 1339 SM. Dinasti ini didalamnya termasuk juga ratu pejuang Hatshepsut ( salah satu Fir'aun wanita selain Nefertiti dan Cleopatra) dan Thutmose III, yang membawa mesir ke puncak kejayaannya sekitar tahun 1400 SM. Raja Muda yang malang ini adalah putra dari Akhenaten, yang bersama ratu Nefertiti membuat revolusi di Mesir. Akhenaten merupakan raja yang mengganti pemujaan terhadap dewa-dewa Mesir kuno dengan pemujaan dewa tunggal, dan memindahkan ibukota kerajaan ke Armarna. Istri Tutankhemen adalah saudara tirinya sendiri, Ankhesenamun. Saat raja muda ini meninggal dengan sebab yang tidak diketahui dengan pasti (mungkin dibunuh), Ankhesenamun berada di bawah kekuasaan musuhnya, Ay dan Jendral Horemheb.




Topeng kematian inilah yang dipasangkan di kepala mumi Raja Tutankhemen



Makam King Tutankhamun di Lembah Raja-raja Luxor, Mesir


Ada empat "Raja-raja Amarna" pada Dinasti ke-18 dan Tutankhamun yang ketiga. Karena Dinasti ke-19 tidak menyukai peraturan Dinasti ke-18, maka raja-raja Amarna dipadam dari daftar keluarga raja dan itu dilakukan didepan umum.

Monumen raja Tutankhemen di hancurkan, dan lokasi makamnya dilupakan. Dan itu benar, keberadaan makam raja muda yang bernasib malang tersebut benar-benar terlupakan oleh Dinasti ke-20. Ketika kepala arsitek memulai memahat batu untuk membuat makam Ramses VI, ia tidak tahu bahwa ia telah membiarkan puing-puing berjatuhan di atas makam Raja Tutankhamun.

Dan semenjak itu, makam raja muda ini benar-benar dilupakan karena ia dulu juga bukan merupakan penguasa yang hebat, sama sekali tidak mengesankan. Namun hal ini justru membawa keuntungan pada 3.300 tahun kemudian, mengapa? Karena makamnya tersembunyi dan harta karunnya tetap tidak tersentuh. Dan ini menjadikan makan Raja muda Tutankhamun merupakan satu-satunya makam raja Mesir kuno yang di kuburkan di Lembah Raja-raja Luxor yang tidak diacak-acak selama berabad-abad oleh para perompak.




Horward Carter


Pada bulan November 1922, seorang arkeolog bernama Howard Carter, telah menghabiskan tujuh tahun lamanya dan merasa kecewa mencari makam Raja Tutankhamun di lembah raja-raja, Luxor. Namun penantian selama itu ternyata tidak sia-sia baginya, setelah para pekerja menggali empat meter di bawah makam Ramses VI, dimana mereka menemukan pintu masuk pada dinding batu yang menuju lorong yang cukup besar dengan tinggi tiga meter dan lebar dua meter. Mereka membersihkan puing-puing, dan pada langkah ke-20, mereka menemukan bagian atas pintu batu yang tertutup.

Ini berita yang menggairahkan, dan Howard Carter segera mengundang orang yang telah mendanai projeknya, Lord Carnarvon, untuk datang ke tapak tersebut dalam acara pembukaan makam. Carter dan Carnarvon datang pada petang hari tanggal 24 November, ketika semua puing telah disingkirkan untuk menyingkap pintu batu yang memperlihatkan tanda Raja Tutankhamun. Begitu pintu ini terbuka, diperlukan waktu dua hari kerja keras untuk membersihkan puing-puing pada tangga menurun yang lain. Kali ini mereka menemukan pintu kedua, yang memiliki tanda Royal Necropolis dan Tutankhamun .

Para pekerja membuat lubang pada pintu batu, dan dengan menggunakan cahaya lilin, Carter melongok ke dalam. Lord Carnarvon bertanya, " Dapatkah kamu melihat semuanya?". Carter menjawab," Ya, barang-barang yang menakjubkan."
Di sana, di ruang depan, ada harta karun yang sungguh luar biasa. Bahkan ada lebih banyak lagi di ruang dalam, yang membutuhkan waktu tiga bulan untuk memasukinya. Lord Carnarvon sendiri yang membuka pintu dalam ini pada tanggal 17 Februari 1923.

Mumi Raja Tutankhemen terbaring di dalam tiga peti mati. Dua peti mati yang berada paling luar terbuat dari emas yang dipasang pada rangka kayu. Sementara peti mati yang paling dalam semuanya terbuat 300 pound emas tulen. Didalam peti emas itu terbaring sesuatu yang lebih menakjubkan. Mumi itu ditutupi oleh topeng kematian dari seseorang raja anak laki-laki. Mumi Tutankhamun terbaring di bawah 13 lapis kain linen. Setelah Carter melepasnya, dia menemukan seutas kalung tersembunyi didalamnya untuk mengusir iblis.





Peti Mati Raja Tutankhamen



Selama berabad-abad damar dan minyak yang digunakan untuk membuat mumia telah berubah menjadi lekit yang melekatkan kain linen. Untuk melepaskan kalung itu, Carter melakukan tindakan radikal, iaitu dengan memotong-motong mumia. Ini sangat bahaya. Dalam 14 hari, 2 dari orang-orang yang terlibat meninggal secara mendadak. Bahkan pada tahun 1929, 13 orang meninggal karena satu sebab...."Kutukan"

Lord Carvarnon meninggal pada tanggal 6 April 1923 karena pneumonia, komplikasi akibat gigitan nyamuk yang terinfeksi. Kemudian para jurnalis menemukan prasasti di dekat pintu makam tentang peringatan mengenai kematian tadi. Mereka kemudian mengatakan bahwa "Kutukan Fir'aun Tutankhemen-lah yang membunuh Lord Carvarnon". Menyusul kemudian, Lady Carnarvon, yang menyusul suaminya ke alam baka dengan sebab kematian yang tak jelas.
Di tahun yang sama, seorang meninggal secara mendadak setelah mengunjungi makam ini dan dianggap merupakan ulah "kutukan" juga. Ia adalah Pecky Callender, yang membantu Carter memasuki makam. Kematian misterius juga dialami oleh salah seorang pengusaha kaya yang berkunjung ke makam Tutankhemen, George Jay Gould. Untuk lawatan mahalnya ini, Gould harus membayar mahal. Malam hari setelah mengunjungi makam, ia terkena demam, dan esoknya ia meninggal dunia.

Harta karun Raja muda ini dipamerkan di banyak muzium di seantero dunia. Ketika Arthur C Mace dari Metropolitan Museum of Art di New York, dan George Benedite dari Muzium Louvre, Paris, ikut-ikutan meninggal dunia secara misterius setelah mempamerkan harta karun tersebut di Muzium mereka!! Kembali, "Kutukan Tutankhemen" yang disalahkan atas meninggalnya dua orang tersebut. Kutukan itu kembali beraksi dan menjadi dipermasalahkan atas kematian orang-orang yang sedikit sekali terlibat dengan ekspedisi ini. Contohnya pembantu pribadi Howard Carter yang bernama, Robert Bathnell ikut-ikutan meninggal dunia secara misterius. Tiga bulan kemudian, ayah Bathell, Lord Westbury melompat dari lantai 7 dan tewas. Ia meninggalkan pesan, meyalahkan kutukan Tutankhemen atas kematian anaknya.

Tidak hanya berakhir disitu, saat dalam perjalan ke makam, kereta jenazah Lord Westbury melanggar seorang anak 8 tahun. Anak itu tewas seketika, begitu juga dengan salah seorang pegawai British Muzium dalam bidang Egyptology. Selama tiga dekad kutukan itu tak menyerang hingga terakhir kali tempat peristirahatan Tutankhemen diganggu. Hingga saat ini, terhitung kurang lebih 25 orang yang telah meninggal dunia dengan disangkut pautkan dengan kutukan Tutankhamun.

Yang terakhir kalinya menimpa seorang wartawan Sheryl Munson di tahun 1995 silam.
Banyak ilmuwan mulai menelaah kutukan fir'aun dari sudut pandang ilmiah. James Randi, pemain magik terkenal, dalam bukunya Encyclopedia of Claims, Fraunds and Hoaxes of the Occult and Supranatural, menuliskan nama-nama semua orang Eropah yang hadir ketika makam Tutankhamun dibuka dan bila mereka meninggal dunia. Pernah mendengar yang namanya "tabel aktuaria?". Tabel ini memberi nilai harapan hidup kita, didasarkan pada dimana tempat tinggal kita, apakah merokok atau tidak,dll. Randi memeriksa tabel aktuari yang relevan untuk semua orang yang dihubungkan dengan makam Raja Tutankhemen, dan siapa yang meninggal berikutnya.

Ternyata, orang-orang yang hadir dalam pembukaan makam, hidup satu tahun lebih lama dibandingkan ramalan tabel aktuaria. Howard Carter meninggal pada usia wajar, yaitu 66 tahun. Dr. Douglas Derry, yang membedah mumia, meninggal pada usia lebih dari 80 tahun. Dan Alfred Lucas, ahli kimia yang menganalisis jaringan tubuh mumia, meninggal pada usia 79 tahun.

Penelitian lain menunjukkan tidak ada pengaruh nyata pada harapan hidup orang-orang yang terlibat pada penggalian tersebut. Jadi dapat disimpulkan, kutukan itu adalah bohong/ sama sekali tidak pernah ada.

Benarkan penelitian ilmiah telah berhasil mengungkap siapa pelaku pembunuhan yang sebenarnya?

Benar. Dan pelakunya sebenarnya ternyata terdapat pada dinding makam. Para korban mungkin tidak meyadari bahwa di dinding-dinding makam yang penuh dengan ornamen-ornamen indah itu ternyata tersembunyi ribuan bahkan lebih pembunuh mematikan yang telah berumur 3000 tahun lamanya!

Dinding-dinding itu diselimuti oleh kulat cokelat kecil. Bakteria mungkin timbul dari plaster atau cat dan hidup dari kelembaban plaster setelah makam ditutup. Dan, pembunuh sebenarnya adalah bakteri mematikan yang bernama aspergillus niger. Dalam makam yang hangat, bakteria yang menyerang sistem pernafasan ini berkembang. Ia satu-satunya makhluk yang dapat bertahan hidup selama 3000 tahun di makam itu.

Saat Shryl Munson , korban terakhir yang ikut meninggal setelah berkunjung ke makam tiba dengan ketahanan tubuh yang rapuh, maka ia adalah rumah utama bagi kulat itu. Spora itu terhisap dan menyerang sel yang lemah, menghancurkannya selagi menyebar. Sheryl Munson kekurangan oksigen, 10 hari setelah masuk rumah sakit, fungsi paru-parunya berhenti. Pasukan doktor berhasil menemukan kulat aspergilllus niger pada saat melakukan autopsi paru-paru Sheryl Munson dan kulat mematikan ini ditemukan lebih banyak lagi di dalam makam Tutankhamun, terutama di dinding makam.

Sheryl ternyata telah melakukan suatu hal yang sangat bahaya bagi hidupnya pada saat mengunjungi makam Tutankhemen. Ia menyentuh dinding makam dan mengusap-usapkan jemari tangannya ke beberapa lukisan cat, dimana disana telah menunggu bakteria yang sangat mematikan untuk bermigrasi ke dalam tubuhnya.

Begitu juga dengan orang-orang yang terlibat dalam pembongkaran makam. Bekerja dengan mumia mampu mematikan, baik bagi peneliti dan muminya. Tindakan melulu Howard Carter yang memotong-motong tubuh mumia berakibat sangat bahaya bagi mereka yang terlibat. Kerana peneliti bisa menghisap spora dari debu mumia. Sebaliknya, peneliti bisa memberikan bakteria atau kelembaban pada permukaan mumia yang bisa mengakibatkan pembusukan.

Walaupun sudah mati selama ribuan tahun, mumia hidup bersama bakteri. Beberapa tak berbahaya, namun beberapa lagi sangat mematikan. Tidak memakai pelindung saat bekerja dengan mumia, akan sangat mudah terinfeksi oleh spora kulat. Dan itulah yang terjadi pada Carter dan orang-orang disekelilingnya. Autopsi melulu terhadap mumia Tutankhamun ternyata melepas banyak pembunuh mengerikan yang tak terlihat dek mata. Parahnya, pada saat autopsi itu berlangsung, Carter dan rakan-rakannya tidak memakai pelindung apapun, mereka hanya memakai pakaian sehari-hari. Jadi mungkin terjadi persilangan kerosakan antara para peneliti dan mumia. Namun banyak orang yang beruntung seperti Carter yang tidak terinfeksi bakteri ini.

Darimanakah asal mula kutukan itu?
Kutukan dipopularkan oleh film Hollywood, namun tampaknya berasal dari buku fiksyen. Salah satu kemungkinannya adalah cerita pendek berjudul Lost in a Pyramid: The Mummy's Curse, yang ditulis oleh Lousia May Alcott pada tahun 1860. Kemungkinan lain adalah cerita yang ditulis oleh pelukis Amerika, Joseph Smith (1863 - 1950). Ia menceritakan kutukan yang menimpa mertua Tutankhamun, Raja Akhenaton. Takhta diberikan kepada anak perempuan ketiga setelah Raja Akhenaton meninggal. Ketika Tutankhemen menikah dengan anak perempuan ketiga ini, takhta kerajaan diberikan kepadanya. Raja Akhenaton tidak disenangi para pendeta, karena ia telah mencampuri urusan agama mereka. Ia menyatukan ratusan dewa menjadi satu dewa, Ra, Dewa Matahari.
Setelah Akhenaton meninggal dunia, para pendeta membalas dendam dengan mengutuk " jiwa dan raganya" mengembara secara terpisah di ruang angkasa dan tak pernah bersatu menuju keabadian". Namun kutukan ini bukan ditujukan kepada Tutankhemen. Kepala pendeta, Ay, mengambil tkhta ketika Tutankemen meninggal. Dan ada spekulasi bahwa ia-lah yang sebenarnya berada dibalik kematian misterius raja muda ini. affraid


Back to top Go down
faтїи@ffєи$™
Admin
Admin
avatar

Posts : 75
Join date : 14/07/2011
Location : Moscow City, Russia

PostSubject: Re: Sumpahan Sang Raja Tutankhamen   Mon Jul 25, 2011 7:00 pm

affraid good!
Back to top Go down
http://mycrew.forumms.net
Inesen
Admin
Admin
avatar

Posts : 65
Join date : 23/07/2011
Age : 25
Location : Malaysia

PostSubject: Re: Sumpahan Sang Raja Tutankhamen   Mon Jul 25, 2011 7:31 pm


tq..................kihkih Laughing
Back to top Go down
Sponsored content




PostSubject: Re: Sumpahan Sang Raja Tutankhamen   

Back to top Go down
 
Sumpahan Sang Raja Tutankhamen
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
mycrew :: MyCrew Global :: Ghost Story-
Jump to: